Menaker Pastikan Pemerintah Jaga Pekerja Tak Turun Kelas Ketika Alami PHK

13 September 2024 - 10:09 WIB
Source Foto: Antara

Tribratanews.tribratanews.com - Jakarta. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan pemerintah berkomitmen untuk menjaga para pekerja agar tidak mengalami turun kelas ketika mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Salah satunya lewat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Menaker menyampaikan pemerintah memastikan para pekerja terutama yang masuk dalam kategori rentan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) dengan berbagai programnya termasuk peserta Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM) yang berhak juga mendapatkan jaminan sosial kehilangan pekerjaan.

"Apabila teman-teman mengalami PHK, kita harapkan mereka tidak turun kelas karena mereka mendapatkan jaminan sosial berupa jaminan kehilangan pekerjaan. Jaminan Kehilangan Pekerjaan itu mereka berhak untuk mendapatkan manfaat cash benefit, akses pasar kerja, dan yang ketiga berhak untuk mendapatkan pelatihan vokasi," jelas Menaker, Kamis (12/9/24).

Beberapa manfaat yang diberikan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan itu, kata Menaker, diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada para pekerja, terutama mereka yang rentan masuk ke dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menambahkan, saat ini 39,2 juta pekerja telah terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan, dengan 2,8 juta di antaranya masuk dalam kategori pekerja rentan.

"Pekerja rentan ini sangat rawan untuk jatuh kembali kepada kemiskinan ekstrem, sehingga pekerja rentan inilah salah satu fokus kita untuk kita lindungi," ujar Dirut Anggoro.

Ia menjelaskan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan tengah berkolaborasi dengan para tokoh masyarakat di seluruh wilayah untuk meningkatkan literasi program dan manfaat serta mempermudah akses pekerja untuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

(ndt/hn/nm)

Share this post

Sign in to leave a comment